Rosario malam untuk mereka yang terlupakan
Agar tak ada satu jiwa pun yang tidak ada yang mendoakannya.
Setiap malam kami mempersembahkan Rosario bagi mereka yang tidak memiliki siapa pun untuk mendoakan mereka: orang mati yang terlupakan, orang sakit yang kesepian, orang-orang yang terlantar, dan jiwa-jiwa yang membutuhkan penghiburan.
Untuk siapa kita berdoa?
- Difuntos olvidados — los que ya nadie recuerda ni visita.
- Almas del Purgatorio — especialmente las más necesitadas y abandonadas.
- Enfermos solos — en hospitales y residencias, sin familia cerca.
- Personas abandonadas — ancianos, sin hogar, presos, migrantes.
- Agonizantes — los que esta noche se acercan al final de su vida.
- Los que no tienen a nadie — para que sepan que María los acompaña.
Cara bergabung
Tidak ada yang lebih dari sekadar doa Anda yang dibutuhkan. Anda dapat bergabung dengan cara ini:
- A las 23:00 (o cuando puedas esa noche), reza un Rosario o, al menos, una decena.
- Persembahkan ini untuk jiwa-jiwa yang terlupakan dan orang-orang yang tidak didoakan oleh siapa pun.
- Diakhiri dengan doa untuk orang mati yang akan Anda temukan di bawah ini.
- Jika Anda ingin, tekan "Saya bergabung malam ini" untuk menyatukan doa Anda dengan doa orang lain secara diam-diam.
Mereka telah bergabung bersama malam ini
Dalam diam, tanpa menyebut nama, banyak hati berdoa untuk mereka yang terlupakan. Tuhan mengetahui mereka semua.
Doa untuk orang mati yang terlupakan.
Dales, Señor, el descanso eterno,
y brille para ellos la luz perpetua.
Descansen en paz. Amén.
Por la misericordia de Dios,
las almas de los fieles difuntos,
y especialmente las de aquellos que nadie encomienda,
descansen en paz. Amén.
Madre de misericordia,
acoge bajo tu manto a los que el mundo ha olvidado,
y preséntalos al Corazón de tu Hijo Jesús,
que a nadie rechaza y a todos espera.
Amén.
Niat untuk menutupi
Seseorang diam-diam meninggalkan permohonan ini. Anda juga bisa mendoakannya malam ini:
"Pertobatan total saya. Dan berdoa untuk SUARA YESUS"
Jangan biarkan satu jiwa pun ditinggalkan sendirian.
"Di bawah selubung Maria, tak ada permohonan yang dibiarkan begitu saja. Semuanya terdiam: Tuhan melihatnya, Maria menyampaikannya."
